Tampilkan postingan dengan label Sejarah dan Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah dan Budaya. Tampilkan semua postingan

Jumat, 22 Juni 2012

Liku-Liku Sungai Kualuh


                                        Oleh : Syamsir Effendi “Buyung Leo” Lubis
           
“Berliku-liku Sungai Kualuh, bunga kenanga harum setanjung. Hati yang gelap tolong disuluh karena bidukku patah pendayung. Bunga kenanga harum setanjung ditiup angin dari hulu, Karena bidukku patah pendayung tak tentu arah hendak dituju”.

Penggalan syair lagu diatas, ciptaan almarhum Dahlan  Nun yang berjiwa seni,  dinyanyikan dan dipopulerkan sendiri oleh beliau.